Thursday, March 28, 2013

WEJANGAN

WEJANGAN

1. Nasehat Sayyidina Ali Ibn Abi Thalib
2. Renungan I: Penciptaan Manusia
3. ilmu dan Ulama
4. Nasehat Imam Ghazali: Nasehat
5. Nasehat Imam Ghazali: Ilmu dan Amal
6. Semua orang terlahir untuk menjadi pemenang
7. Nasihat Syi'ir 'Alaika Bitaqwallah
8. Kutipan Nasihat Bagian I
9. Kutipan Nasihat Bagian 2
10. Akhlak dan Budi Pekerti
11. Mutiara Hikmah Syair Emha Bag. I
12. Generasi dan Tanggungjawab
13. Cita-Cita dan Semangat
14. Teman Sejati
15. Cinta dan Kasih Sayang
16. Syukur
17. Filosofi Lagu Gundul-Gundul Pacul
18. Ngaji Bersama Kyai Hilmy
19. Anak Kecil Sebagai Wasilah Penghapus Dosa
20. Diwan Al-Hallaj: Jawaban Atas Hakikat Keimanan
21. Diwan Al-Hallaj: Nasihat kepada yang Bertaubat

Nasihat Sayyidina Ali IBn Abi Thalib

"Syair Sayyidina Ali bin Abu Thalib
=====================

Aku kuatir dengan suatu masa yang rodanya dapat menggilas keimanan

Keyakinan tinggal pemikiran, yang tak berbekas dalam perbuatan

Banyak orang baik tapi tidak berakal,

Ada orang berakal tapi tidak beriman.

Ada lidah fasih tapi berhati lalai,

Ada yang khusuk tapi sibuk dalan kesendirian.

Ada ahli ibadah tapi mewarisi kesombongan iblis.

Ada ahli maksiat tapi bagai sufi,

Ada yang banyak tertawa tapi hatinya berkarat,

Ada yang banyak menangis tapi kufur nikmat,

Ada yang murah senyum tapi hatinya mengumpat,

Ada yang berhati tulus tapi wajahnya cemberut,

Ada yang berlisan bijak namun tak memberi teladan,

Ada pezina yang tampil menjadi figur,

Ada yang berilmu tapi tak faham,

Ada yang faham tapi tak menjalankan,

Ada yang pintar tapi membodohi,

Ada yang bodoh tak tau diri,

Ada yang beragama tapi tak berahlak,

Ada yang berahlak tapi tak bertuhan,

Lalu diantara semua itu dimanakah aku berada?

Renungan I: Penciptaan Manusia



Renungan I: Penciptaan Manusia
Oleh: Muhammad Zaairul Haq
http://jagadkawula.blogspot.com/
Ini hanyalah bagian dari goresan yang mencoba untuk mengalir secara alami guna mendapatkan makna tentang ketidaktahuan dan kedhaifan manusia, saya, anda, dan kita, sehingga kita dapat menjadi orang yang sadar akan kehidupan ini. untuk itu saya tidak akan mengatakan hal-hal tentang ketergantungan sebagai wujud ketidakpastian manusia, namun mengatakan hal itu sebagai titik tolak untuk menggelitik kesadaran kita tentang makna ketergantungan itu sendiri yang sama dengan (=) cinta. Apakah ketergantungan manusia kepada Tuhannya adalah cinta dari Tuhan itu sendiri? goresan ini tidak dalam taraf menjawab, namun mengajak. Betapa mengajak itu lebih mulia daripada menjawab. Sebab, mengajak itu berarti berusaha untuk membawa kepada sesuatu yang terbaik, sedangkan menjawab berarti menghidangkan subjektifitas yang belum tentu baik. Alangkah agungnya Tuhan sebagai Khalik, dan Dia telah menakdirkan perihal penciptaan-Nya itu terselubung banyak misteri. 
Penciptaan manusia sebagai realitas yang terselubungi berbagai misteri sebetulnya merupakan suatu ajakan mesra dari sang Khalik agar makhluk bernama manusia memahami keindahan ajakan yang santun ini. adakah kita merasa diajak untuk merenung dan memikirkan ? ataukah kita hanya diam dan diam, seolah merenung dan memikirkan itu adalah sesuatu yang berdosa? Tuhan dengan sangat bijaksana tak tega membuat hati kita terluka dengan mengajak kita untuk fokus pada Diri-Nya. Tujuan “penyembahan” itulah penghayatan terhadap keberadaan-Nya yang begitu nyata. Penciptaan manusia dengan demikian adalah dasar bagi terciptanya dimensi baru yang seolah dapat dengan layak kita sebut “dimensi tawar-menawar”. Adanya mereka yang tak beriman adalah sebuah hasil dari usaha manusia untuk menawar, sedangkan adanya mereka yang beriman adalah pembenaran yang berarti telah bersedia melihat dan memahami Tuhan sebagai Dzat Yang Maha Bijaksana dan Adil. Tidaklah penciptaan manusia ini kosong belaka, baik dari segi makna maupun kunci-kunci penting untuk melihat kehidupan secara nyata maupun simbolik. Untuk itu, bukan lagi kita katakan “sudah saatnya kita terfokus kepada Tuhan” namun secara tegas harus kita katakan, “Apakah engkau tak berminat lagi fokus kepada Tuhan”? padahal engkau telah bersyahadat untuk terfokus kepada-Nya ?  Wallaahu A’lam......

Ditulis Oleh : Kang Zeer El-Watsi



ILMU DAN ULAMA’



ILMU DAN ULAMA’
ليس العلم بانتهاء المقصود للطالب ولكنما العلم موصول الى انتهاء المقصود
Ilmu itu bukanlah tujuan akhir bagi penuntutnya akan tetapi ilmu itu merupakan wasilah (batu loncatan) untuk mencapai tujuan akhir.
لا علم إلاّ بالتعلّم
Tidak ada ilmu itu berhasil kecuali dengan belajar.
العلم النافع هو العلم الذى ينبسط فى الصّدر شعاعه ويزكشف عن قلب قناعه
Ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang sinarnya memancar didada dan dapat membuka tabir yang menyelimuti hati.

Nasihat Imam Ghazali: Nasehat

NASIHAT

Luas sekali pengertian kata "nasehat" mencakup kebaikan yang diterima oleh orang yang mendapat nasehat. dalam syariat Islam, nasehat mendapat kedudukan yang indah dan tinggi. telah ditegaskan dalam al-Quran, yakni ketika Allah menceritakan kisah nabi Nuh dan nabi Hud:

"Aku sampaikan kepadamu amanat-amanat Tuhanku dan aku memberi nasehat kepadamu dan aku mengetahui dari Allah apa yang tidak kamu ketahui." (Q.S. Al-A'raaf: 62)

"Aku menyampaikan amanat-amanat Tuhanku kepadamu dan aku hanyalah pemberi nasehat yang terpercaya bagimu." (Q.S. Al-A'raaf: 68)




banyak sekalli hadis yang menerangkan tentang nasehat. diantaranya riwayat Imam Muslim dari Tamim bin Aus al-Dari, Rasulullah saw telah bersabda:

"Agama adalah nasehat." Kami bertanya, "Untuk siapa, wahai Rasulullah ?" Jawabnya, "Untuk Allah, kitab, dan utusannya, serta untuk pemimpin kaum muslimin dan keseluruhan kaum muslimin."

seandainya hadis ini belum sampai, maka cukup kiranya Rasulullah saw menjadikan nasehat sebagai agama. sebab agama tercakup di dalamnya. bagi pembacay yang tingkat intelektualitasnya sudah tinggi, sudah tidak menjadi masalah lagi. sebab kata-kata di atas sama dengan sabda Rasulullah, "Haji itu Arafah." ini disebut ringkasan majazi, yang mengandung pengertian bahwa agama mencakup nasehat dan lainnya dari ajaran-ajaran islam yang beragam. masalah ini telah banyak diungkapkan para penyair yang tidak dapat dibilang dengan jari lagi. maka benarlah apa yang diketengahkan al Ghazali, bahwa nasehat itu mudah, yang sulit adalah menerimanya


(Penjelasan untuk kitab Ayyuhal Walad). 
احرص على ما يقعك واستعن بالله ولا تعجز
Bersungguh-sungguhlah mencari sesuatu yang bermanfaat untuk dirimu, mohonlah kepada Allah dan janganlah kamu menjadi orang yang lemah.
قال الزهرى: من طلب العلم جملة فاته العلم جملة وانما يدرك العلم مسألة مسألة
Barangsiapa menuntut ilmu secara keseluruhan maka ia akan kehilangan ilmu secara keseluruhan pula. Sesungguhnya ilmu itu dapat ditemui (diraih) masalah demi masalah.
أفضل الطّرق الى الله طريقة التّعليم و التّعلّم
Lebih utama-utamanya jalan menuju keharibaan Allah ialah jalan yang mengajar dan belajar ilmu.
لول المربّى ما عرّفت ربّ
Seandainya tidak ada pendidik tentu saya tidak akan mengetahui (mengerti) akan tuhan saya.
من لا شيخ له فاشيطان شيخه
Barangsiapa yang tidak mempunyai guru, maka syaitanlah guru baginya.
العلم اذا قرر قرّ
Ilmu apabila diulang-ulang maka akan menetap.
اثنان لا يشبحان العلم و المال
Dua perkara yang tidak ada bosannya adalah, ilmu dan harta.
العلم ضالة مؤمنين
Ilmu adalah bagaikan harta yang hilang bagi orang muslim.
قال تنس بن مالك: ليس العلم بكثرة الرواية انما العلم نور يقزفه الله تعالى فى القلب
ilmu itu bukannya banyak bicara akan tetapi ilmu itu adalah cahaya ilahi yang diletakkan didalam hati.
ولا تظنّنّ انّك تسلم بنيّة صالحة فى تعلّم العلم وفى قلبك شيء من الحسد و الكبرياء و الرّياء
Janganlah kamu mengira dirimu akan selamat dalam mencari ilmu dengan niat yang baik, sedang dalam hatimu ada sifat dengki, sombong dan riya’.
خير العلم ما كانت خشية معه
Sebaik-baiknya ilmu adalah ilmu yang bisa menarik rasa takut kepada Allah.
العلم إن قارنته الخشية فلك و إلاّ فعليك
Ilmu apabila disertai rasa takut kepada Allah, maka akan bermanfaat kepada dirimu, maka apabila tidak, maka akan membahayakan dirimu.
قال إمامنا الشافعى رضى الله عنه: من تعلّم القرآن عظمة قيمته ومن تعلّم الفقه نبل قدره ومن كتب الحديث قويت حجته ومن تعلّم الحساب جزل رايه ومن تعلّم العربيّة رق طبعه ومن لم يصن نفسه لم ينفعه علمه.
Imam syafi’i r.a. berkata: “ barang siapa belajar al-Qur’an maka mahal harganya, siapa belajar fiqih maka besar kedudukannya, siapa mencatat hadist maka kuat hujjahnya, siapa belajar ilmu hisab maka agung pendapatnya, siapa belajar bahasa arab maka lembut wataknya dan siapa tidak menjaga dirinya maka tidak bermanfaat ilmunya.
العلماء ورثه الأنبياء
Ulama’ adalah pewaris para nabi. (al-Hadist)
من زار عالما بعد وفاته فكأنما زاره حياته
Barangsiapa bersiarah pada orang alim sesudah wafatnya, maka dia seolah-olah ziarah pada masa hidupnya.
لاينبغ لعالم أن يسكت بعلمه ولا ينبغ لجاهل أن يسكت بجهله
Tidak seyogyanya orang alim diam dengan ilmunya, dan tidak seyogyanya orang bodoh diam dengan kebodohannya.
لا تنشر علمك ليصدقك الناس ولكن انشر علمك ليصدقكالله
Janganlah kamu menyebarkan ilmu supaya dibenarkan oleh manusia, akan tetapi sebarkanlah ilmuu agar supaya dibenarkan oleh Allah.
التّربيّة هي غرس الأخلاق الفاضلة فى نفوس الناشئين وسقيها بماء الأرشاد والنصيحة حتى تصير ملكة من ملكات النفس ثم تكون ثمراتها الفضيلة والخير وحبّ العمل لنفع الوطن
Pendidikan adalah menanamkan akhlaq yang mulia / budi pekerti yang luhur di dalam jiwa anak-anak, adapun siramannya yaitu dengan air nasehat dan petunjuk yang baik sehingga menjadi sifat yang menancap atau melekat di dalam jiwa mereka kemudian akan berbuah amalan yang utama, berbuat kebaikan dan gemar beramal untuk kemanfaatan bangsa dan Negara.

KUTIPAN NASIHAT BAGIAN 1

KUTIPAN NASIHAT BAGIAN 1

Saat sehat begini, jangan lupa mengingat hari2 ketika sakit...
Sungguh akibat dari tidak adanya komitmen adalah penyesalan.
لا تنس في الصحة أيام السقم # فإن عقبى تارك الحزم ندم
[Adabud-Dunya wad-Din]

AKHLAQ / BUDI PEKERTI

AKHLAQ / BUDI PEKERTI
من ليس الأدب فهو كالذّبب
Barangsiapa tidak beradap maka ia bagaikan lalat.
من كان يؤمن بالله و اليوم الأحر فاليقل خير أو ليصمت
Barangsiapa iman kepada Allah dan hari akhir, maka berkatalah yang bagus atau diam
إياك والحسد فإن الحسد يأكل العمل كما يأكل النار الحطب
Takutlah dirimu dari perbuaan dengki, karena sesungguhnya perbuatan hasut itu memakan amal baik, sebagaimana api memakan kayu baker.
مراعة الأدب خير من إمتثال الأمر
Menjaga adab lebih baik daripada melaksanakan perintah.
لا تطالب ربّك بتأحر مطلبك ولكن طالب نفسك بتأحر أدبك
Janganlah kamu menuntut tuhannmu karena permohonan kamu belum dikabulkan, tetapi tuntutlah dirimu / koreksilah dirimu sebab dirimu tiada beradab kepada-Nya.
إذا ساء فعل المرء ساء ظنونه * فأصبح ما يعتاده من توهم
Seseorang bila burukperbuatannya, maka buruklah dugaannya dan sesuatu yang menjadi kebiasaan akan menjadi pula untuk dugaan.
تستوفك الى ما بطن فيك من الغيوب خير من تسويك الى ما حجب عنك
Keinginan untuk mengtahu cacat yang ada pada dirimu itu lebih baik dari pada keinginan untuk mengetahui sesuatu yang ada diluar kamu (alam gaib).
لاكنز انفع من العلم ولا شرف اعزّ من العلم
Tidak ada gudang yang paling bermanfaat dari pada gudangnya ilmu dan tidak ada kemulyaan yang paling mulia daripada kemuliaan bermurah hati.
لايستوى الحسنة ولا السيئة أدفع بالتى هي أحسن
Tidak akan sama kebaikan dengan keburukan, bertobatlah…! Hentikanlah keburukan itu dengan cara yang sebaik-baiknya.
إتّق شرّ من احسنت اليه وشرّ من يحسن اليك
Berhati-hatilah akan kejahatan yang dilakukan oleh orang-orang yang kamu perbuat baik kepadanya dan berhati-hatilah akan kejahatan yang dilakukan oleh orang yang berbuat baik kepadanya.
العارفون إذا بسطوا اخوف منهم إذا قبضبوا ولا يقق على حدود الأدب فى البسط إلاّ قليل
Orang-orang yang arif apabila diberi kejembaran oleh Allah maka hatinya lebih takut kepada Allah daripada ketika diberikan kesempitan, karena sedikit sekali orang yang bisa menjaga adabnya kepada Allah dikala mendapat kejembaran.
قالت عاعشة رضي الله عنها: كا رسول الله صلّى الله عليه وسلّم يعجبه اليمن فى نعله وترحله وظهوره وفى سأنه كلّه (الحديث)
Aisyah r.a. berkata: “bahwasanya rasulullah SAW bangga dengan tayamun (mendahulukan anggota / sisi kanan), didalam bersandal, bersisir, bersuci dan seluruh pekerjaan yang dianggap baik baginya.”
الواصل أفضل من الموصل
Orang yang menyambung lebih utama dari yang disambung.
الخادم أفضل من المخدوم
Pelayan lebih utama dari yang dilayani.
لوكان احدكم اصبح من ذهب ظلّ يبشر بها ولو كان شلل ظلّ يواربها
Andai salah satu diantara kamu mempunyai jemari emas, tentu akan selalu menunjuk dengan jemari itu, dan andai ia mempunyai cacat tentu ia akan selalu menyembunyikan.
ما لشأن وجود الطّلب إنمّا الشأن ان ترزق حسن الأدب
Tiada penting bagimu untuk meminta-minta tapi yang penting bagimu apbila kamu diberi rizki berupa bagus budi pekertinya.
قال الإمام الشّاذلى رضى الله عنه: لا تحتر ما تحتار ولكنما إحتر ما تحتار
Imam As-sadili berkata: janganlah kau pilih sesuatu yang menjadi pilihanmu akan tetapi pilihlah sesuatu yang dipilhkan untukmu.
وما ينفع الفتيان حسن وجوههم * إذا كانت الأخلاقه غير حسان
keelokan wajah tidak akan berguna (memburikan manfaat) pada seorang pemuda, apabila akhlaqnya (budi pekertinya) buruk.
لاتنظرنّ لا ثواب على احد * إن رمت تعرفه فانظر الى الأدب
Sungguh jangan kau lihat seseorang dari busana yang dipakainya, apabila kamu ingin tahu siapa dia, maka lihatlah budi pekertinya.
ما وصل أولياء الله تعلى الى ما وصلوا بكثرة الأعمال، وانّما وصلوا بالأدب وحسن الخلق
Para wali (kekasih- kekasih Allah) tidak memperoleh apa yang mereka peroleh sebab banyaknya amal, akan tetapi mereka memperoleh apa yang diperolehnyasebab adab dan budi pekerti.

GENERASI DAN TANGGUNG JAWAB



GENERASI DAN TANGGUNG JAWAB
ليس الفتى من قال هذا أبي * ولكنّ الفتى من يقال هذا أبي
Yang dinamakan pemuda bukan mengatakan ini bapakku tetapi yang dinamakan pemuda ialah yang dikatakan inilah anak saya.
حياة الفتى والله بالعلم واتّق إذا لم يكونالإعتبارلذته
Demi Allah hidupnya pemuda adalah harus dengan ilmu dan taqwa, apabila kedua-duanya tidak ada maka hidupnya hampa.
انتم سبّانالّذين الناس ينتظرلنصردينهم ودفع ضرّهم
Kalian adalah pemuda yang dinantikan ummat untuk menolong agamanya dan menolak sesuatu yang membahayakan dirinya.
إنّ سبّان الّذى مجدعواقبه * فيه نلّذ ولالذّات للشّيب
Sesungguhnya kemulyaan generasi muda akan dapat kita rasakan, sebaliknya kemuliaan dimasa tua tidak dapat kita rasakan.
نموّ الإسلام فى يدّ الشّبّان
Kemajuan islam terletak ditangan pemuda.
ايها الشّبّان إنّ فى يدكم أمر الأمة * وفى أقدامكم حياتها
Ingatlah wahai pemuda sesungguhnya ditanganmu urusan bangsa dan tanggung jawab kalianlah urusan maju mundurnya agama.
شّبّان اليوم رجال الغدّ
Generasi sekarang adalah pemimpin hari esok.
إنّ الشّبّان والفرغ والحدة * مفسدة للمرء ايّ مفسدة
Sesungguhnya pemuda pengangguran dan kaya dapat menimbulkan kerusakan bagi seseorang.
يا شّبّان القرش إحفظوا فروجكم ولا تزنوا الامن حفظ فرجه فله الجنّة
Wahai pemuda quraisy jagalah kehormatanmu jagnanlah kamu berzina, ingatlah siapa yang menjaga kehormatannya maka baginya surga.
يموت القتى من عشرة من لسانه * وليس يموت الفتى من عشرة الرّجال
Pemuda bisa mati karena terpelesetnya lisan dan pemuda tidak mati karena terpelesetnya kaki.

CITA-CITA DAN SEMANGAT


CITA-CITA DAN SEMANGAT
كن رجل رجلك فى التّراب وهمتك على الثرياء
Jadilah kamu seorang ang menapak dibumi dan cita-citamu berada diatas bintang seroya.
لا تسلم قبل ان تفعل
Janganlah kamu menyerah sebelum kamu melangkah.
من جدّ يجد
Barang siapa sungguh-sungguh dalam sesuatu maka akan tercapai.
من لم يعتقد لم ينتفع
Barangsiapa yang tidak percaya maka tidak bermanfaat.
من صبر ظفر ومن إجتهد نجح
Siapa sabar akan berhasil dan siapa yang bersungguh-sungguh insyaallah akan sukses.
لا تحزن إنّ الله معنا
Jangan takut, sesungguhnya allah bersama kita.
إذا تم الامربدا نقصه
Sesuatu yang telah sempurna maka akan tampaklah kekurangannya.
تفقه قبل ان ترأس
Belajarlah kamu sebelum kamu dijadikan pemimpin.
ليكن همّتك إقامة الصلاة لا وجود الصلاة فما كلّ مصلّ مقيم
Jadikanlah menghadapmu diwaktu sholat sebagaimana menghadapmu kepada Allah dihari qiamat.
سوابق الهمم لاتحرق اسوار الاقدار (الحكم)
Cita-cita yang kuat tidak akan bisa menerobos takdir Allah yang bagaikan pagar / benteng. (hikam)
لا اقعد الجبن عن الهيجاء * ولو تولت زمر العداء
Saya tidak akan mundur setapakpun karena takut perang sekalipun musuh berbondong-bondong mengepungku.
أحرص على ما ينفعك واستعن بالله ولا تعجز (رواه ابوهريرة مرفوعاً)
Semangatlah untuk mencari sesuatu yang bermanfaat bagimu. Mintalah pertolongan kepada Allah dan janganlah kamu melemah. (HR. Abi Hurairah r.a.)
proposal pondok

TEMAN SEJATI



TEMAN SEJATI
صديقك من صدقك لا من صدّقك
Kawanmu yang sejati ialah orang yang berkata benar kepadamu, bukan orang yang selalu membenarkan kamu.
فلا تعدد المولى شريكك فى الغن * ولكنّما المولى شريكك فى العدم
Janganlah kamu menganggap teman orang yang menemanimu diwaktu kaya akan tetapi teman sejati adalah orang yang menemanimu diwaktu fakir atau krisis.
كن عونا لغيرك واحبب الخيرله يحبب الخيرلك
Jadilah anda penolong orang lain tentu orang lain akan menolong anda, dan gemarlah anda untuk berbuat baik kepada orang lain akan gemar pula berbuat baik kepada anda.
واعمل النفسك من قبل الممات فلا تغررك كثرة اصحاب
Dan berbuatlah untuk dirimu selagi belum datang kematian jangan sampai anda tertipu oleh banyaknya sahabat dan teman-teman.
لأن تصحب جاهلا لا برض عن نفسه * خيرلك من ان تصحب عالماً يرضى عن نفسه
Sungguh dikau bersahabat dengan orang yang bodoh yang tidak rela pada dirinya sendiri itu lebih baik bagimu daripada bersahabat dengan orang yang pandai tapi rela pada dirinya sendiri.
إنّ المزاح بدءه حلاوة * لكنّه اخره عداوة
Sesungguhnya bergurau itu permulaannya manis tapi akhirnya permusuhan.
اخاك اخاك إنّ من لا اخًاله * كساعٍ إلى الهيجاء بغير السّلام
Jagalah saudara-saudaramu sesungguhnya orang yang tidak mempunyai saudara bagaikan berangkat perang tanpa senjata.
من كانت له مظلمة لأخيه من عرض او شئ اخر فليتحلل منه اليوم قبل ان يكون دينار ولادرهم (الحديث)
Barangsiapa yang pernah menganiaya kepada saudaranya baik berupa harta atau sesuatu yang lain maka lepaskanlah penganiayaan itu dihari ini juga sebelum datang hari yang tiada dinar atau dirham itu bermanfaat.
قال علي كرّم الله وجهه: إنّ اخاك الحقّ من كان معك * ومن يضرّ نفسه لينفعك
Sahabat Ali r.a. berkata: “sesungguhnya teman yang sejati adalah orang yang selalu bersamamu dan rela mengorbankan dirinya untuk kemandaatanmu.

CINTA DAN KASIH SAYANG



CINTA DAN KASIH SAYANG
ليس المحبّ الّذى يرجوا من محبوبه عوضًا او يطلب منه غرضًا فإنّ المحبّ من يبدل لك ليس المحبّ منتبدل له (الحكم)
Orang yang cinta sejati itu bukan orang yang mengharapkan imbalan atau menuntut sesuatu kepada yang dicintai, karena orang yang mencintaimu tentu akan menyerahkan sesuatu kepadamu, bukan kamu yang menyerahkan sesuatu padanya.
كونوا من أهل للّين والرّفق تنالواما تريدون
­­Jadilah kalian orang yang lemah lembut dan penuh kasih sayang, insyaallah kalian akan tercapai apa yang kalian kehendaki.
إرحموا من فى الأرض يرحمكم من فى السّماء
Kasihanilah makhluk-makhluk yang ada dibumi ini maka malaikat-malaikat yang ada dilangit akan mendoakan rahmad kepadamu.
ما أحيت شئا إلا كنت له عبدا والله لا يحبّ ان تكون لغيره عبدا
Setiap sesuatu yang kamu cintai, pasti kamu menjadi budaknya, sedangkan Allah itu tidak mencintai kamu menjadi budaknya selain Allah.
المحبّ لا يثقل عليه السّفر عن وطنه إلا مستقرّ محبوبه ليتعّم بمشاهدته
Cintailah orang yang kamu kehendaki tapi ingatlah bahwa kamu akan berpisah darinya.
وما زرتك عمدا ولكن ذالهوى الى حيث يهوى القلب يهوى به الرجّل
Seseorang yang sedang dilanda cinta takkan berat pergi dari kampung halamannya menuju tempat sang kekasih tuk menikmati keelokan wajahnya.
المحبّ لا يسأم من حديث حبيبه
Duhai kasihmu aku menjengukmu bukan karea sengaja tetapi karena gejolak hati yang membara kemana saja kakiku mendorong aku langkahkan kakinya menuju pada sang kekasih.
كلام العشاق لا يحكى
Ucapan orang yang sedang dilanda cinta tidak bisa diceritakan oleh manusia.
من لم يذق طعم الحبّ لم يعرف عجائبه
Barangsiapa yang tidak pernah merasakan rasanya cinta, maka takkan tahu keajaiban cinta.
لؤاردت ان اقلّب لك الكونين مع ملك سليمان لفعلته لا جلك (ما قاله الإمام حجتى الإسلام فى إحياء علوم الدين)
Andai dikau menghendaki daku tuk menjungkir balikkan langit dan bumi serta kerajaan nabi sulaiman kan kukerjakan demi untukmu sayang.
إنّ من تحسن إليه تكون قد نقشت فى قلبه محبة لاتمحوها إلا ساءة
Sesungguhnya orang yang anda berbuat baik kepadanya berarti anda telah mengukir rasa cinta didalam kalbunya yang tidak akan terhapus kecuali anda berbuat buruk kepadanya.
إيّاكم ان تحبّوا احدا وتكرهوه إلا بعد عرض افعاله على الكتاب والسّنّة كي لاتحبّوه بالهوى او تكرهوه بالهوى
Janganlah kamu mencintai atau membenci seseorang sebelum kamu cocokkan perbuatanya dengan al-Kitab dan sunnah rasul, supaya kamu tidak mencintai atau membencinya karena nafsu.
خير المؤمنين من يحبّ ما احبّ الله ورسوله، وشرّهم من تعمّد مخالفهما
Sebaik-baik orang mukmin adalah orang yang mencintai sesuatu yang dicintai oleh Allah dan rasul-Nya, dan seburuk-buruk orang mukmin adalah orang yang sengaja menentang Allah dan Rasulnya.
والمحبّ لا ينس قطّ موعد لقاء المحبوب
Kekasih sama sekali tidak akan lupa pada sesuatu yang dijanjikan, untuk bertemu sang kekasih.
الموت جشر يوصل الحبيب الى محبوبه
Mati adalah jembatan untuk mendatangkan kekasih (orang mukmin) kepada yang mengasihi (Allah SWT)
ليس فى الجنّة نعيم أعلى من نعيم اهل المعروفه والمحبّة ولا فى جهنّم عذاب اشدّ من عذاب من ادّعى المعروفه والمحبّة ولم يتحقّق بشئ من ذلك
Tiada kenikmatan didalam syurga yang lebih luhur daripada kenikmatan yang diperoleh ahli ma’rifat dan ahli mahabbah. Dan tiada siksa didalam neraka yang lebih pedih daripada siksa yang dirasakan orang yang mengaku ma’rifat dan cinta, akan tetapi tidak dapat membuktikan dengan sesuatu dari pengakuan Ma’rifat dan cintanya.
من احبّ من يحبّ الله تعالى فإنمّا احبّ الله ومن أكرم من يكرم الله تعالى فإنمّا يكرم الله تعالى
Syekh syufyan berkata: “barangsiapa yang menicintai seseorang yang dicintai Allah maka ia termasuk cinta kepada Allah SWT, dan barangsiapa memulyakan seseorang yang dimulyakan oleh Allah maka dia termasuk memulyakan Allah.
proposal pondok
proposal pondok

Syukur



Syukur
          Dalam kehidupan sehari-hari Allah selalu melimpahkan rahmat-Nya kepada manusia sepanjang masa, tanpa sedetik pun ada yang terlepas atas apa yang dinikmati manusia. Adapun nikmat yang Allah sediakan untuk manusia sangatlah besar hingga Manusia tidak mampu menggerakkan anggota badan sendiri tanpa izin Allah. Oleh karena itu kita sebagai makhluk Allah ditekankan untuk selalu senantiasa sadar dan menyatakan rasa bersyukur kepada-Nya di atas segala nikmat hidup yang dianugerahkan. besarnya kekuasaan Allah dan nikmat diberikan kepada manusia. Sesungguhnya, kehidupan ini serba lengkap dan sempurna. Manusia tidak mampu menghitung apa yang dinikmati kerana tidak ada satu pun melainkan ia adalah ihsan kuruniaan Allah[1]. Seperti fiman Allah SWT (QS Ibrahim : 34)
Dan dia Telah memberikan kepadamu (keperluanmu) dan segala apa yang kamu mohonkan kepadanya. dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya. Sesungguhnya manusia itu, sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah). (QS. Ibrahim : 34)[2]  
          Dari penjelasan diatas bahwa syukur didefinisikan sebagai rasa terima kasih kepada Allah atas segala nikmat karunia-Nya termasuk dalam rangkaian a’malul-qolbiah dan akhlaqul mahmudah[3].  Dalam penafsiran lain tentang syukur, syukur syukur diartikan sebagai menyadari bahwa tidak ada yang memberi kenikmatan kecuali Allah dan mempergunakannya pada jalan yang benar[4]. Dan menurut K.H Ahmad Rifa’i syukur adalah mengetahui nokmat-nikmat yang diberikan oleh Allahyakni nikmat iman dan taat yang maha luhur memuji Allah, tuhan yang sebenarnya yang memberikan sandang pangan kemudian nikmat yang diberikan oleh Allah itu digunakan untuk berbakti kepadanya sekurang-kurangnya memenuhi kewajiban dan meninggalkan maksiat secara lahir batin sebatas kemampuan[5]. misalnya : ada yang bersifat jasmani seperti panca indra, anggota badan, bumi langit, makanan dan minuman, ada yang bersifat rohani seperti roh, akal, perasaan, bahasa, ilmu pengetahuan, iman dan islam, ada yang terdapat dalam diri manusia sendiri, ada yang terdapat di luar diri manusia kemudian kita gunakan sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah serta memperindah kehiupan dengan manusia. Akan tetapi apabila anugerah yang telah di amanatkan Allah pada kita kemudian kita perguanakan untuk menerjang larangan-larangan Allah maka siksa yang pedih yang telah Allah janjikan yang akan kita peroleh.

FILOSOFI LAGU GUNDUL-GUNDUL PACUL



FILOSOFI LAGU GUNDUL-GUNDUL PACUL

Siapa yang tak kenal dengan lagu Gundul-Gundul Pacul ? sebagai orang Nuswantara, atau sebagai orang Jawa, pasti mengenal lagu ini yang seringkali ditembangkan oleh kawula alit, kawula muda, atau bahkan kawula tua. Sekilas, para kawula memasukkannya sebagai lagu dolanan, tembang yang hanya berfungsi sebagai permainan dan hanya sedikit yang memasukkannya sebagai tembang yang penuh filosofi Jawa-Islam. padahal konon katanya, tembang Jawa ini diciptakan tahun 1400-an oleh Sunan Kalijaga dan teman-temannya yang masih remaja dan mempunyai arti filosofis yang dalam dan sangat mulia. Berikut mungkin makna filosofis yang dapat ditangkap dari tembang satu ini:

Gundul-gundul Pacul Cul Gembelengan
Nyunggi-nyunggi wakul kul gembelengan
Wakul nggelimpang segane dadi sak latara 2x

Gundul adalah kepala, dan orang jawa seringkali menggunakan istilah ini untuk kepala yang tidak memiliki rambut alias plontos. Namun kita akan melihat ‘kepala’ itu sendiri yang dianggap selama ini oleh para kawula sebagai lambang kehormatan dan kemuliaan seseorang. 

Rambut adalah mahkota lambang keindahan kepala. Maka gundul artinya kehormatan yang tanpa mahkota.

Sedangkan pacul: adalah cangkul yaitu alat petani yang terbuat dari lempeng besi segi empat. Pacul adalah lambang kawula rendah yang kebanyakan adalah petani.

Gundul pacul artinya: bahwa seorang pemimpin sesungguhnya bukan orang yang diberi mahkota tetapi dia adalah pembawa pacul untuk mencangkul, mengupayakan kesejahteraan bagi rakyatnya.

Ada juga menurut Orang Jawa yang memaknai pacul sebagai papat kang ucul (empat yang lepas).

Artinya bahwa: kemuliaan seseorang akan sangat tergantung 4 hal, yaitu: bagaimana menggunakan mata, hidung, telinga dan mulutnya.
1. Mata digunakan untuk melihat kesulitan rakyat.   
2.Telinga digunakan untuk mendengar nasehat.       
3. Hidung digunakan untuk mencium wewangian kebaikan.     
4. Mulut digunakan untuk berkata-kata yang adil.   
Jika empat hal itu lepas, maka lepaslah kehormatannya.

karena itu 'Gundul-gundul Pacul' bisa dimaknai dengan dua hal:
1. Seorang pemimpin harus amanah, jaangan hanya memikirkan kehormatannya
2. Gambaran seorang pemimpin yang tidak amanah, yang sudah kehilangan empat indera dan tidak sanggup lagi untuk menggunakan empat indra tersebut sebaik-baiknya. 
adapun Gembelengan artinya: besar kepala, sombong dan bermain-main dalam menggunakan kehormatannya.

jadi, "GUndul-gundul pacul cul gembelengan' artinya seorang pemimpin yang sejatinya harus menunaikan amanah rakyat ternyata menjadi sombong, selengekan, clelak-clelek, dan menjadikan kehormatannya sebagai sebuah permainan. 

sedangkan 'Nyunggi-nyunggi wakul kul" artinya seorang pemimpin harus selalu nyunggi wakul (memikul bakul/tempat nasi, yang berarti mengupayakan kesejahteraan rakyat dan menjunjung amanah rakyat)

namun dalam realitasnya sering ditemui pemimpin yang 'nyunggi-nyunggi wakul kul gembelengan' atau pemimpin yang hanya mementingkan perut dan udelnya sendiri

akhirnya WAKUL NGGLIMPANG (amanah jatuh tidak dapat  dipertahankan) SEGANE DADI SAK LATAR (berantakan sia-sia, tak bisa bermanfaat bagi kesejahteraan rakyat)

INTINYA, MARI KITA MEMILIH PEMIMPIN YANG AMANAH DAN TANGGUNG JAWAB BUKAN PEMIMPIN YANG MEMENTINGKAN UDEL-NYA SENDIRI. DAN BAGI PARA PEMIMPIN, SUDAH MENJADI KEWAJIBAN ANDA UNTUK MENGGUNAKAN 4 INDERA ANDA SEBAIK MUNGKIN AGAR TIDAK UCUL HINGGA WAKUL KALIAN MENJADI NGGELIMPANG. ^_^

NGAJI BERSAMA KYAI HILMY: DALIL LANANG DAN DALIL WEDOK

 NGAJI BERSAMA KYAI HILMY 

kali ini saya punya kesempatan untuk memposting salah satu hasil dari 'menyimak' ngaji tafsirnya Dr. kyai Hilmy Muhammad Krapyak. kyai muda, dosen UIN Suka, yang menurut saya sangat tawadhu'. berikut hasil Ngajinya. Judulnya cukup unik, "Dalil Lanang dan Dalil Wedok."

DALIL LANANG DAN DALIL WEDOK
[Ngaji Tafsir Q.S. Ali ‘Imran (3): 130]
Bersama: Dr. KH. Hilmy Muhammad


Apabila ada yg menyatakan bhw riba itu boleh bila prosentasenya sedikit, maka pendapat itu sama sekali salah. Riba itu sedikit atau banyak sama2 haramnya (الربا قليله وكثيره حرام). Kalau kmdn dia menyatakan rela membayar bunga riba yg sedikit itu berdasar kaidah: “kerelaan adalah panglima dlm aturan hukum” (الرضا سيد الأحكام), maka itu jg tidak tepat, krn penerapan kaidah ini berlaku dlm kasus misalkan: Anda punya buah mangga yg biasa Anda jual limaribu rupiah perkilo. Tp krn yg membeli adalah pak kiai, maka Anda rela mangga itu dibeli tigaribu rupiah. Nah, kaidah ini bisa Anda terapkan di situ.

Dalil itu, seperti kata Simbah KH. Ali Maksum rahimahullah, ada dalil lanang dan dalil wedok. Maksudnya, dalil itu harus diterapkan semestinya dan didudukkan pada tempatnya masing2.
Alasan kerelaan membayar bunga yg sedikit tidak dapat dijadikan dasar sbg kehalalan riba. Ini berdasar kaidah: “kerelaan tidak dapat menjadikan halal sesuatu yg haram” (الرضا لا يحل الحرام). Jadi tidak boleh hanya gara2 seneng atau suka sama suka, maka yg haram kemudian menjadi halal. Kalau begitu caranya rusaklah dunia! Ini seperti Anda pacaran atau berhubungan dg wanita yg bukan muhrim, lalu saat ditanya Anda beralasan “suka sama suka…” Alasan ini jelas tidak bisa diterima, sbb meskipun dasarnya rela atau suka sama suka, tapi yg seperti ini tetap tidak dapat menjadikan yg halal menjadi haram…

Jadi dalil itu harus ditempatkan sendiri2 dan didudukkan pada tempatnya…

 

ANAK KECIL SEBAGAI WASILAH PENGHAPUS DOSA

ANAK KECIL SEBAGAI WASILAH PENGHAPUS DOSA

 http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcS3gSb7qi-0jdToeKpb2xQzxfc0oGJFGh37xow7p0kyb-fmWlOT

Sahabat Ali bercerita :

Suatu hari Nabi kedatangan tamu.
“Wahai Rasulullah, saya telah bermaksiat kepada Allah. Sucikanlah saya.”
“Apa maksiatmu itu ?” tanya Nabi.
“Saya malu mengatakannya.” Imbuh si lelaki tersebut.
“Kamu malu menceritakan dosamu kepadaku, tetapi tidak malu kepada Allah yang selalu melihatmu. Berdirilah kamu dan menyingkirlah dari sisiku sebelum api turun menimpa kita.”

Maka orang laki-laki tersebut pergi dalam keadaan merana, putus asa dan menangis dari hadapan Rasullah.
 
Kemudian datang malaikat Jibril ‘Alaihissalam dan berkata ; “ Wahai muhammad kenapa kamu membuat dia (pelaku maksiat) putus asa, sedangkan dia mempunyai pelebur dosa, sekalipun dosanya banyak”.

Rasulullah bertanya :
                                 “ Apa pelebur dosa itu ?.”
                                 “Anak kecil” jawab malaikat jibril.

Apabila orang tadi masuk rumah dia disambut anak kecilnya, dan memberikan (anak kecil) tersebut makanan, atau sesuatu yang bisa membuatnya itu gembira riang.
ketika anak kecil itu bergembira itulah pelebur bagi dosa orang laki-laki tersebut.
 
Jelaslah bahwa gembiranya anak-anak kecil dapat melebur dosa dan menyelamatkan kalian dari api neraka.
Sebagaiman firman Allah Ta’ala :
 
        (وعلموا أنما اموالكم وأولادكم فتنة والله عنده أجر عظيم (الانفال : 28 

“Dan ketahuilah, bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah sebagai cobaan dan sesungguhnya di sisi Allah-lah pahala yang besar”.
 

JAWABAN ATAS HAKIKAT IMAN

JAWABAN ATAS HAKIKAT IMAN
Diwan Al-Hallaj



Dalam pemilik pengetahuan, ada panggilan dan kehendak Tuhan
dalam iman, ada perjalanan yang kian mendaki
dalam pengetahuan, seperti pada kaum cerdik pandai, ada pengalaman-pengalaman
dalam pengetahuan, ibarat cawan, suatu saat kita tumpahkan dan di saat lain kita isi
dalam samudera, pun menyimpan ketenangan dan air yang bergolak
dalam waktu, menyimpan dua kemisterian, suatu saat mencelakakan, dan saat lain menyenangkan
pun hidup manusia menyimpan dua nasib
yang satu mengantarkannya pada puncak keindahakn dan di saat yang lain menghempaskan dalam kesunyian
jiwa akan memetik apa yang kau katakan
inilah saksi yang bijak untuk merenungi
kemampuanmu, karena ketajaman pikiran adalah
sebuah anugerah
dan aku, mendaki sebuah puncak, tanpa
bertumpu pada kakiku, puncak yang membumbung
tinggi bagi yang lain, kecuali aku, itu adalah bahaya
yang teramat besar
dan aku tenggelam di dasar samudera, tanpa
kakiku berada di sana
hanya semangatku yang merasakannya, hanya
jiwaku yang menikmati
karena dasarnya adalah batu kerikil yang berpasir
tidak tergapai oleh tangan kita
hanya kesadaran diri yang dapat merebutnya
aku mabuk tanpa membuka mulutku, inilah air
yang telah diminum oleh mulut kita
karena jiwaku pada dasarnya dahaga, sekalipun
tubuhku sebelum dibentuk tertipu di sana
sesungguhnya aku adalah seorang anak yatim
\dan aku mempunyai ayah yang hatiku rindukan karena
kepergiannya, dan aku tidak pernah hidup dalam
kesusahan
orang buta....! aku melihat semangat yang tulus
aku peka, dan ungkapan-ungkapan itu milikku,

jika aku menggenggamnya, aku dapat
mengubahnya
pengendali dalam persahabatan, mengetahui apa
yang kuketahui
merekalah teman-temanku, merekalah yang
memiliki bakat, kebajikan yang berpadu dalam diri
mereka
jiwa-jiwa mereka diwakili oleh masing-masingnya
pada mulanya manusia, lalu mereka seperti
matahari, sedang waktu seperti jalan setapak yang terhalang bayangan gunung berapi

Diwan Al-Hallaj: Nasehat kepada Yang Bertaubat

Diwan Al-Hallaj: Nasehat kepada Yang Bertaubat

A Mughal miniature depicting the execution of Mansur al-Hallaj by Abbasid Caliph al-Muqtadir

Berapa lama kau tenggelam dalam lautan dosa,
sementar banyak orang yang tidak kau ketahui
melihatmu
Engkau gelari dirimu dengan gelar wira'i dan
taqwa, sedangkan perbuatanmu adalah perbuatan
orang yang mengikuti hawa nafsu dan angkara
Wahai orang yang bermalam dan terasing dalam
dosa-dosa, mata Tuhanmu melihatmu dengan jelas dan
nyata
Apakah engkau mengharap ampunan dari
seluruh dosa-dosamu sementara kamu tidak pernah
berusaha mencari ridho-Nya
Segeralah bertaubat sebelum datang kematian dan
hari bertemunya seorang hamba dengan balasan
perbuatan yang telah dia lakukan
Apakah gembira dan senang dengan banyaknya kesalahan dan dosa-dosa, lalu engkau lupakan
Tuhanmu Yang Maha Esa ??????
 
 
 

No comments:

Post a Comment